Beranda | Artikel
Gambaran Surga dan Semangat Masuk Surga
Kamis, 4 Juli 2019

Bersama Pemateri :
Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi

Gambaran Surga dan Semangat Masuk Surga merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. dalam pembahasan Kitab Ahsanul Bayan min Mawaqifi Ahlil Iman karya Syaikh Abu Islam Shalih bin Thaha Abdul Wahid Rahimahullah. Kajian ini disampaikan pada 18 Rajab 1440 H / 25 Maret 2019 M.

Download juga kajian sebelumnya: Jenis Sedekah dan Hadits Tentang Sedekah

Kajian Tentang Gambaran Surga dan Semangat Masuk Surga – Kitab Ahsanul Bayan

Pembahasan pada halaman 388 dari kitab أحسن البيان من مواقف أهل الإيمان. Penulis Rahimahullahu Ta’ala memberikan 10 mukaddimah tentang apa itu surga dan untuk siapa surga diperuntukkan.

1. Surga adalah tempatnya orang-orang bertaqwa

Kalau kita tahu bahwa Surga adalah tempatnya orang bertaqwa, kita berusaha untuk menjadi orang-orang yang bertakwa. Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam surat Al-Qamar:

إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَنَهَرٍ ﴿٥٤﴾ فِي مَقْعَدِ صِدْقٍ عِندَ مَلِيكٍ مُّقْتَدِرٍ ﴿٥٥﴾

“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam surga- surga dan sungai-sungai. Di tempat yang disenangi di sisi Tuhan mereka yang Maha Kuasa.” (QS. Al-Qamar[54]: 54-55)

Kemudian di dalam surat Ali-Imron:

وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ ﴿١٣٣﴾

Bergegaslah kalian kepada ampunan dari Rabb kalian dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disiapkan untuk orang-orang yang bertakwa.” (QS. Ali-Imran[3]: 133)

Orang yang bertakwa adalah orang-orang yang menjalankan perintah Allah dan meninggalkan larangan-larangan Allah.

2. Surga adalah tempatnya orang-orang yang berbuat kebaikan (Ihsan)

Ada dua jenis ihsan; ihsan kepada Allah dan ihsan kepada makhluk. Ihsan kepada Allah dijelaskan dalam hadits Jibril. Yaitu ketika Malaikat Jibril yang berubah wujud menjadi manusia bertanya kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, “Kabarkan kepadaku tentang ihsan.” Lalu Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menjawab:

أَنْ تَعْبُدَ اللهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ

“Hendaklah engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihatNya. Kalaupun engkau tidak melihatNya, sesungguhnya Dia melihatmu.” (Lihat pembahasan Hadits Arbain Ke 2 – Pengertian Islam, Iman dan Ihsan)

Adapun ihsan kepada makhluk, kita berbuat baik kepada hamba-hamba Allah yang membutuhkan. Bahkan ihsan juga kepada makhluk-makhluk yang lain seperti hewan-hewan. Rasul Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berkata apabila kita ingin menyembelih, kita harus melakukan ihsan kepada binatang yang akan disembelih. Tidak boleh kita pukul seperti sebagian manusia yang menyembelih hewan-hewan dengan cara yang kejam. Ini bisa masuk neraka.

Surga adalah untuk orang-orang yang berbuat ihsan. Allah berfirman dalam surat Yunus:

لِّلَّذِينَ أَحْسَنُوا الْحُسْنَىٰ وَزِيَادَةٌ…

Untuk orang-orang yang berbuat ihsan bagi mereka surga dan tambahannya..” (QS. Yunus[10]: 26)

Di sini Allah Subhanahu wa Ta’ala mengabarkan pada kita bahwa orang-orang yang berbuat ihsan mendapatkan surga.

Kemudian di dalam surat Adz-Dzariyat, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ ﴿١٥﴾ آخِذِينَ مَا آتَاهُمْ رَبُّهُمْ ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا قَبْلَ ذَٰلِكَ مُحْسِنِينَ ﴿١٦﴾

Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada di dalam surga-surga dan mata air-mata air. Mereka mengambil apa yang Rabb mereka anugerahkan kepada mereka. Di dunia mereka dulu adalah orang-orang yang berbuat ihsan.” (QS. Adz-Dzariyat[51]: 15:16)

Di dalam surat Ar-Rahman, Allah berfirman:

هَلْ جَزَاءُ الْإِحْسَانِ إِلَّا الْإِحْسَانُ ﴿٦٠﴾

Tidak ada balasan kebaikan melainkan kebaikan.” (QS. Ar-Rahman[55]: 60)

3. Surga adalah tempatnya orang-orang yang beriman

Surga adalah tempatnya orang-orang yang beriman dan orang-orang yang shalih. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam surat Al-Kahfi:

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ كَانَتْ لَهُمْ جَنَّاتُ الْفِرْدَوْسِ نُزُلًا ﴿١٠٧﴾ خَالِدِينَ فِيهَا لَا يَبْغُونَ عَنْهَا حِوَلًا ﴿١٠٨﴾

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal shlih bagi mereka surga firdaus sebagai tempat tinggal. Mereka kekal selama-lamanya didalamnya, mereka tidak menginginkan pindah darinya.” (QS. Al-Kahfi[18]: 107-108)

Kemudian dalam surat Al-Kahfi ayat yang ke-30 sampai 31, Allah berfirman:

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ إِنَّا لَا نُضِيعُ أَجْرَ مَنْ أَحْسَنَ عَمَلًا ﴿٣٠﴾ أُولَـٰئِكَ لَهُمْ جَنَّاتُ عَدْنٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهِمُ الْأَنْهَارُ يُحَلَّوْنَ فِيهَا مِنْ أَسَاوِرَ مِن ذَهَبٍ وَيَلْبَسُونَ ثِيَابًا خُضْرًا مِّن سُندُسٍ وَإِسْتَبْرَقٍ مُّتَّكِئِينَ فِيهَا عَلَى الْأَرَائِكِ ۚ نِعْمَ الثَّوَابُ وَحَسُنَتْ مُرْتَفَقًا ﴿٣١﴾

Sesunggunya mereka yang beriman dan beramal saleh, tentulah Kami tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengerjakan amalan(nya) dengan yang baik. Mereka itulah (orang-orang yang) bagi mereka surga ‘Adn, mengalir sungai-sungai di bawahnya; dalam surga itu mereka dihiasi dengan gelang mas dan mereka memakai pakaian hijau dari sutera halus dan sutera tebal, sedang mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah. Itulah pahala yang sebaik-baiknya, dan tempat istirahat yang indah;” (QS. Al-Kahfi[18]: 30-31)

4. Surga adalah tempatnya orang-orang yang shalat

Allah kabarkan dalam surat Al-Mu’minun ayat ke-9, ke-10 sampai 11, Allah berfirman:

وَالَّذِينَ هُمْ عَلَىٰ صَلَوَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ ﴿٩﴾ أُولَـٰئِكَ هُمُ الْوَارِثُونَ ﴿١٠﴾ الَّذِينَ يَرِثُونَ الْفِرْدَوْسَ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ ﴿١١﴾

Dan orang-orang yang selalu menjaga shalatnya. Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi, (yakni) yang akan mewarisi surga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya.” (QS. Al-Mu’minun[23]: 9-11)

Berbahagialah bagi orang-orang yang menunaikan shalat berjamaah di Masjid dan celakalah bagi orang yang menyia-nyiakan shalat.

5. Surga adalah tempatnya orang-orang yang berpuasa

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

Dari Sahl bin Sa’ad, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

إِنَّ فِى الْجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ ، يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ يُقَالُ أَيْنَ الصَّائِمُونَ فَيَقُومُونَ ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ ، فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ ، فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ

“Sesungguhnya di surga ada suatu pintu yang disebut “Ar-Rayyan“. Orang-orang yang berpuasa akan masuk melalui pintu tersebut pada hari kiamat. Selain orang yang berpuasa tidak akan memasukinya. Nanti orang yang berpuasa akan diseru, “Mana orang yang berpuasa.” Lantas mereka pun berdiri, selain mereka tidak akan memasukinya. Jika orang yang berpuasa tersebut telah memasukinya, maka akan tertutup dan setelah itu tidak ada lagi yang memasukinya” (HR. Bukhari dan Muslim)

Berbahagialah orang-orang yang berpuasa di bulan Ramadhan. Dan celaka bagi orang yang tidak berpuasa pada bulan Ramadhan tanpa udzur syar’i. Dia rugi dan dia akan menyesal.

6. Surga adalah tempat keselamatan dan kesejahteraan

Allah berfirman dalam Al-Qur’an surat Yunus ayat ke-25 juga di dalam surat Al-An’am ayat ke-127, Allah sebutkan bahwa surga itu darussalam. Allah berfirman:

وَاللَّـهُ يَدْعُو إِلَىٰ دَارِ السَّلَامِ وَيَهْدِي مَن يَشَاءُ إِلَىٰ صِرَاطٍ مُّسْتَقِيمٍ ﴿٢٥﴾

Allah menyeru (manusia) ke Darussalam (surga), dan menunjuki orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus (Islam).” (QS. Yunus[10]: 25)

Pada surat Al-An’am ayat ke-127, Allah berfirman:

لَهُمْ دَارُ السَّلَامِ عِندَ رَبِّهِمْ…

Bagi mereka Darussalam disisi Rabb mereka” (QS. Al-An’am[6]: 127)

7. Surga adalah tempat yang abadi

Siapa yang masuk ke surga tidak akan keluar lagi. Oleh karena itu siapapun kita berusaha untuk mendapatkan surganya Allah Subhanahu wa Ta’ala. Yang namanya kesuksesan adalah sukses ketika masuk surga, sukses ketika Allah jauhkan dari api neraka.

فَمَن زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ

Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke surga maka dialah orang yang sukses.” (QS. Ali-Imran[3]: 185)

Allah berfirman dalam surat Al-Hijr ayat ke-48:

لَا يَمَسُّهُمْ فِيهَا نَصَبٌ وَمَا هُم مِّنْهَا بِمُخْرَجِينَ ﴿٤٨﴾

Mereka tidak merasa lelah di dalamnya dan mereka sekali-kali tidak akan dikeluarkan daripadanya.” (QS. Al-Hijr[15]: 48)

Allah kabarkan bahwa mereka tidak merasakan kelelahan seperti kita semua di dunia. Seenak apapun aktivitas yang kita lakukan pasti disusul dengan kelelahan. Tapi surga tidak akan ada kelelahan. Oleh karena itu ketika kelelahan seseorang berada di dalam ketaatan kepada Allah, ini adalah kelelahan yang penuh dengan keberkahan, kelelahan yang mendatangkan kebahagiaan. Karena dunia tempat kelelahan.

Oleh karena itu kelelahannya kita berada di mana? Kelelahan dalam mengejar surga atau kelelahan dalam maksiat?

Menit ke-20:53

Download Kajian Tentang Gambaran Surga dan Semangat Masuk Surga – Kitab Ahsanul Bayan


Artikel asli: https://www.radiorodja.com/47300-gambaran-surga-dan-semangat-masuk-surga/